Laporan
Mata Kuliah Kewirausahaan Medan, Juni 2020
KISAH INSPIRATIF
PENGUSAHA TOKO NIWIFELINT
Dosen Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Disusun Oleh:
Niara Sari Sevania
181201096
HUT 2A
PROGRAM STUDI
KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA
PENGANTAR
Puji dan
syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas Berkat dan Rahmat-Nya
penulis mampu menyelesaikan laporan Kewirausahaan yang berjudul “Kisah
Inspiratif Pengusaha Toko Niwifelint“ Laporan ini disusun untuk menambah
informasi dan wawasan bagi pembaca khususnya tentang inspirasi dalam memulai
usaha serta merupakan salah satu tugas dari matakuliah Kewirausahaan di Program
Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terimakasih
kepada bapak Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si selaku dosen pengampu matakuliah Kewirausahaan
dan para asisten yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan Laporan ini
sehingga Laporan “Kisah Inspiratif Pengusaha Toko Niwifelint“ dapat selesai.
Penulis menyadari bahwa laporan ini
belum sempurna, baik dari segi teknik penyusunan maupun dari segi materi dan pembahasan.
Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari
para pembaca laporan ini demi penyempurnaan paper ini. Penulis juga
mengharapkan agar laporan ini bermanfaat bagi semua pembaca.
Medan, Juni 2020
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Biografi Narasumber
Pemilik
Toko Niwifelint ini ialah Asda Risma Sinabutar, seorang Ibu Rumah Tangga
kelahiran 1968 dan memiliki empat orang anak. Beliau memulai usaha menjual
pakaian sejak pindah bersama suaminya ke suatu desa yaitu Pondok Gelugur tempat
dimana sang suami bekerja. Seorang perempuan dengan latar belakang pendidikan
akademi keperawatan ini awalnya memulai usaha dengan membuka praktik pengobatan
dikarenakan tidak adanya puskesmas di Desa Pondok Gelugur dan jauhnya
menjangkau rumah sakit. Sang suami adalah seorang asisten disebuah perusahaan
kebun sawit yang ada di Desa Pondok Gelugur, hal ini juga menjadikan Ibu Asda
sebagai orang kepercayaan untuk menangani kecelakaan yang terjadi dilapangan.
Praktik tersebut berjalan lancar para penduduk juga sangat ramah kepada mereka
sebagai pendatang.
Kedekatan
beliau dengan penduduk setempat membuat cepat beradaptasi dengan daerah baru, bahkan
beberapa penduduk bercerita tentang sulitnya membeli pakaian dengan kualitas
baik. Hal ini memunculkan ide usaha baru bagi beliau, namun masalahnya adalah
tidak adanya modal. Saat itu Bu Asda memberanikan diri mengajukan ide usahanya
pada sang suami. Ide ini didukung oleh sang suami, mereka memulai bisnis dengan
modal awal Rp. 2500000 Pakaian yang akan dijual dibeli langsung dari tanah
abang dengan bantuan adik beliau yang ada di Jakarta, kemudian barang
dikirimkan melalui bus.
Beliau
memulai berjualan baju di tahun 2008 saat itu ia menjual pakaian dengan cara
pembeli datang kerumah untuk melihat baju dan sesekali beliau juga berjualan
dengan sepeda motor kerumah-rumah penduduk. Beliau juga memberikan pilihan
kepada pembeli dengan membayar langsung atau membayar dengan menyicil. Hingga
akhirnya di tahun 2017 beliau pindah ke desa yang penduduknya lebih ramai lagi,
desa itu tidak jauh dari Desa Pondok Gelugur, beliau sudah memiliki toko baju
sendiri saat ini.
1.2
Profil dan Kegiatan Usaha
Toko Niwifelint beridiri
pada tahun 2017, namun sudah memiliki beberapa pelangggan tetap hal ini
dikarenakan usaha ini sudah dijalankan beberapa tahun sebelum toko Niwifelint
berdiri. Nama Niwifelint sendiri adalah gabungan dari nama keempat anak pemilik
toko yaitu Nia, Willy, Feby dan Glint. Usaha ini bergerak dibidang penjualan
pakaian. Sampai saat ini kegiatan penjualan masih dilakukan dengan system
pembayaran langsung maupun dengan menyicil, bahkan pemilik usaha juga masih mau
sesekali berkeliling mengedarkan pakaian khususnya pada langganan di Desa
Pondok Gelugur. Toko Niwifelint menjual pakaian wanita, pria, anak-anak, dan
juga busana muslim.
Umumnya kualitas barang yang
dijual adalah barang dengan mutu standar sampai kualitas sangat baik. Walaupun
harga di toko tersebut menjadi relatif lebih mahal, tidak adanya keberagaman
harga mulai dari yang murah sampai yang mahal, namun sang pemilik toko tetap
optimis hal ini dikarenakan kepercayaan pelanggan adalah hal utama, dengan
memberikan kualitas yang bagus maka pelanggan akan terus berbelanja di toko
Niwifelint. Alasan lain juga dikarenakan pada toko ini pelanggan yang sudah
dikenal baik dapat melakukan angsuran pada barang yang dibeli, maka akan tidak
baik jika angsuran baru selesai tapi baju yang dibeli rusak.
Kegiatan
yang dilakukan dalam usaha ini adalah penjualan pakaian perempuan, laki-laki,
anak-anak, dan busana muslim. Namun baju yang paling cepat habis adalah pakaian
tidur. Bagi masyarakat ditempat Bu Asda menjalankan bisnis, mereka lebih
menyukai pakaian tidur karena simpel dan dapat dipakai kemana saja, seperti
kepasar, maupun kegiatan lainnya. Toko niwifelint juga memberikan beberapa
diskon untuk pelanggan tetap dan juga memberikan THR berupa baju gratis di hari
raya pada pelanggan tetap.
BAB II
PRESTASI
2.1 Kesuksesan
Usaha yang awalnya
tidak mempunyai lapak berjualan dan dilakukan dirumah dengan modal kecil dan
tak jarang berjualan keliling dengan menggunakan sepeda motor ini telah
memiliki toko sendiri dengan barang yang lebih lengkap. Pemilik usaha juga
mendapat penghasilan yang semakin besar dari penjualan pakaian yang ia rintis
sejak tahun 2008. Tak hanya itu pemilik bisnis juga sudah membuka lapangan
pekerjaan untuk bekerja di toko Niwifelint. Pembeli juga datang dari berbagai
desa tidak hanya desa sungai lala dan desa pondok gelugur saja. Toko Niwifelint
juga mendapatkan kepercayaan dari beberapa pelanggan untuk melengkapi seragam
kebutuhan organisasi maupun acara tertentu.
2.2 Tips dari
Narasumber
Milikilah
pergaulan yang luas, jalin hubungan baik dengan setiap orang, dan peka terhadap
masalah yang ada. Sering sekali masalah adalah jalan untuk menemukan inspirasi.
Dalam memulai suatu usaha kita harus mulai dari diri kita sendiri terlebih
dahulu, milikilah sikap pantang menyerah, jangan pernah mengeluh, tanamkan keinginan
bahwa dimana ada kemauan disitu ada jalan. Jangan takut karena tidak ada modal,
takutlah ketika anda tidak ada inspirasi. Inspirasi dan sikap adalah modal yang
sesungguhnya. Biaya untuk memulai usaha dapat dimulai dengan meminta bantuan
pada keluarga atau pun orang yang dekat dengan kita. Sesuatu yang besar dimulai
dari kecil. Jangan pernah gengsi untuk memulai sebuah usaha. Dalam memulai
usaha juga perlu diperhatikan
perencanaan yang matang.
BAB III
STRATEGI
3.1 Kiat
dan Teknik dalam Menjalankan Usaha
Dalam menjalankan usaha yang paling
utama adalah sikap. Hal ini dikarenakan
sikap yang akan mempengaruhi tindakan kita kedepannya dalam menghadapi setiap tantangan dalam
beriwirausaha. Harusnya kita memiliki sikap yang pantang menyerah dan selalu
peka terhadap kondisi sekitar untuk membuka jendela inspirasi. Selain itu
pelayanan yang baik akan berdampak baik pula pada usaha yang sedang di
jalankan, jadikan customer service yang baik sebagai prioritas. Pantau terus
customer service anda dan buat perubahan yang perlu dilakukan untuk memastikan
pelayanan yang lebih unggul dari pada pesaing lain. Mengembangkan taknik
pemasaran juga merupakan cara efektif untuk meningkatkan penjualan, misalnya
seperti: membuat dan menggunakan paket promosi, melibatkan media online juga
dapat membantu usaha anda. Anda juga bisa membuat situs web usaha anda, di sana
anda dapat menjelaskan tentang usaha anda seperti: logo usaha, jenis produk dan
layanan yang anda tawarkan ,informasi kontak dari nomor telpon akun sosial
media ataupun alamat email sehingga pelanggan dapat menemukan alamat anda
dengan mudah, serta cantumkan testimoni dari review produk dari pelanggan. Kiat
selanjutnya efesiensikan pengeluaran anda dan pantau seluruh pengeluaran anda.
3.2
Strategi Usaha dalam Pandemi Covid-19
Dalam masa pandemi seperti sekarang ini menggunakan
taknologi adalah cara terbaik untuk terus menjaga kesetabilan dalam penjualan
seprti menggunakan media sosial sebagai jalan untuk mempromosikan usaha
kita,dalam situasi seperti saat ini sebagian pengusaha juga ada yang terhmbat
dalam penagihan karena tidak bisa nya bertatap muka secara
langsung.maka penggunaan jurnal dan penghitungan yang tepat sangat mempengaruhi
system pembukuan , serta mengirimkan pesankepada pelanggan melalui media juga
dapat membantu kelancaran dalam
usaha.rencanakan ulang pendapat dan pangkas biyaya pengeluaran.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
- Hal yang paling utama dalam memulai sebuah usaha adalah memiliki sikap yang benar.
- Milikilah pergaulan yang luas, jalin hubungan baik dengan setiap orang, dan peka terhadap masalah yang ada. Sering sekali masalah adalah jalan untuk menemukan inspirasi.
- Dalam memulai suatu usaha kita harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, milikilah sikap pantang menyerah, jangan pernah mengeluh, tanamkan keinginan bahwa dimana ada kemauan disitu ada jalan.
- Peka terhadap kondisi disekitar untuk membuka inspirasi.
- Jangan takut gagal, semua yang besar berawal dari yang kecil.
3.2 Saran
Sebaiknya sebelum memulai suatu usaha
milikilah sikap yang benar dan selalu semangat.
LAMPIRAN


