Tugas Penilaian
Hutan Sei
Lala, Januari 2021
Review Jurnal “Jenis,
Potensi dan Nilai Ekonomi Hasil Hutan yang dimanfaatkan Masyarakat Sekitar
Tahura Bukit Barisan (Studi Kasus: Desa Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rayat dan
Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran)”
Dosen Penanggungjawab :
Dr. Agus Purwoko,
S.Hut, M.Si
Disusun Oleh :
Niara Sari Sevania Simarmata
181201096
MNH 5
DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA
UTARA
MEDAN
2021
Review Jurnal
|
Judul |
Jenis, Potensi
dan Nilai Ekonomi Hasil Hutan yang dimanfaatkan Masyarakat Sekitar Tahura
Bukit Barisan (Studi Kasus: Desa Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rayat dan Desa
Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran) |
|
Jurnal |
- |
|
Volume dan
Halaman |
- |
|
Tahun |
2012 |
|
Penulis |
Dapot Parasian
Siagian, Oding Affandi dan Liliek Asmono |
|
Reviewer |
Niara Sari
Sevania Simarmata |
|
Tanggal |
3 Januari 2021 |
|
Latar Belakang |
Seiring dengan
meningkatnya jumlah penduduk, maka meningkat pula kebutuhan terhadap lahan
untuk berbagai kepentingan. Hal ini juga yang terjadi di sekitar kawasan
hutan Taman Hutan Raya Bukit Barisan. Tingkat ketergantungan masyarakat
terhadap kawasan ini sangat tinggi, karena sebagian besar bermata pencaharian
sebagai petani. Dalam pengelolaan lahan pertaniannya mereka membutuhkan lahan.
Sehingga kawasan hutan Tahura Bukit Barisan sangat rentan dari gangguan
masyarakat sekitar. Karena pola pemanfaatan yang dilakukan selama ini
bersifat ekstraktif (hanya mengambil) hasil hutan saja tanpa ada upaya
budidaya. Hal ini merupakan yang menjadi alasan dari penelitian ini. |
|
Tujuan
Penelitian |
Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan potensi hasil hutan kayu
atau non kayu yang dimanfaatkan oleh masyarakat yang berinteraksi dengan
kawasan Tahura, kedua untuk mengetahui besaran nilai ekonomi setiap jenis
hasil hutan yang dimanfaatkan dan ketiga untuk mengetahui besaran nilai
persentase hasil hutan terhadap pendapatan masyarakat. |
|
Subjek
Penelitian |
Akademisi dan masyarakat sekitar. |
|
Metode
Penelitian |
Penelitian dilakukan April 2012 hingga
Juli 2012 di dua desa sekitar kawasan Tahura Bukit Barisan Kabupaten Karo,
Propinsi Sumatera Utara, yaitu: Desa Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rayat dan
Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran. Alat dan bahan yang digunakan adalah:
kamera digital, seperangkat komputer, kalkulator, kuisioner, alat tulis,
matriks metodelogi penelitian dan data statistik Desa Dolat Rayat dan Desa
Kuta Rayat. Data yang dipergunakan dalam
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data: 1. Untuk
hasil hutan yang belum dikenal harga pasarnya tetapi dapat ditukarkan atau
dibandingkan dengan nilai barang dan jasa yang telah ada pasarnya, maka
penilaian disatukan dengan metode relatif. Sedangkan untuk barang dan jasa
hasil hutan yang belum dikenal pasarnya dan tidak termasuk dalam sistem
pertukaran, maka penilaian dilakukan dengan metode biaya pengadaan, yaitu
banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang dan jasa hutan
tersebut. 2. Menghitung nilai rata-rata jumlah barang yang diambil setiap
responden per jenis. 3. Menghitung nilai total pengambilan per unit barang
per tahun TP = RJ x FP x JP 4. Menghitung nilai ekonomi barang hasil hutan
per jenis barang setiap tahun NH = TP x HH 5. Mengitung persentase nilai
ekonomi dengan cara: % NE = 𝑁𝐸𝑖
𝜀𝑁𝐸
X 100% 6. Menghitung pendapatan total, pendapatan dari dalam hutan dan luar
hutan Menghitung tingkat kontribusi pemanfaatan hasil hutan. Kontribusi =
Pendapatan dalam Hutan Pendapatan Total x 100%. Dalam jurnal ini juga dijelaskan
batasan dalam penelitian. |
|
Hasil Penelitian |
Hasil hutan
yang dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu bambu, keranjang bambu, humus, kayu
bakar, tanaman hias, satwa, dan anakan pohon. Terdaapat
tiga jenis bambu yang digunakan masyarakat beserta fungsinya yaitu
Pemanfaatan jenis bambu petung adalah untuk tiang konstruksi rumah kasa,
karena ukurannya lebih besar. Bambu Regen untuk bahan dasar pembuatan
kerajinan keranjang sayur dan bahan konstruksi rumah kasa untuk tanaman hias
oleh pengusaha tanaman hias. Pemanfaatan Bambu Tali di Desa Kuta Rayat adalah
untuk acak-acak yaitu tiang penyangga tanaman pertanian seperti Tomat dan
Cabai. Untuk tanaman
hias yang dimanfaatkan masyarakat yaitu anggrek
dengan Harga per unit anggrek adalah Rp. 12.000, Kadaka
sebagai tanaman hias untuk dijual dengan harga Rp. 20.000/pot. Tanaman Paku
juga digunakan untuk tanaman hias dan media tanam anggrek dengan tujuan
komersil. Adapun harga rata-rata tumbuhan paku adalah Rp. 15.000. Masyarakat
juga memanfaatkan kantung semar dengan tujuan dijual dengan harga Rp. 12.000
per unitnya. Untuk satwa masyarakat memanfaatkan
kupu-kupu dengan harga Rp.50.000/ekor dan babi hutan Rp.120.000/ekor. Humus
didapat dari serasa tumbuhan yang dapat dijual dengan kisaran harga Rp.
10.000-Rp. 15.000/kg. Masyarakat juga memanfaatkan anakan pohon yang didapan
dari hasil budidaya maupun hutan. Untuk kayu bakar memiliki harga Rp.
8.000/ikat. |
|
Kesimpulan |
Jenis hasil
hutan yang dimanfaatkan masyarakat Desa Dolat Rayat adalah: Tanaman Hias,
Humus, Bambu, Keranjang Bambu, Satwa (Kupu-kupu) dan Anakan Pohon. Sedangkan
jenis hasil hutan yang dimanfaatkan masyarakat Desa Kuta Rayat adalah: Humus,
Bambu, Kayu Bakar dan Satwa (Babi Hutan). 2. Persentase nilai ekonomi hasil
hutan terbesar di Desa Dolat Rayat adalah Keranjang Bambu yaitu sebesar 34.65%
atau Rp. 51.170.000 dan persentase nilai ekonomi terkecil adalah Tumbuhan
Paku yaitu: 1.17% atau Rp. 2.650.000 sedangkan nilai ekonomi hasil hutan
terbesar di Desa Kuta Rayat adalah Bambu yaitu sebesar 60.17% atau Rp.
52.800.000 dan persentase nilai ekonomi terkecil adalah satwa (Babi Hutan)
3.6% atau Rp. 3.120.000. 3. Potensi terbesar yang berpotensi dikembangkan, dan
memberi kontribusi nilai ekonomi yang besar adalah Kupu-kupu, hanya dengan
total pengambilan 324 ekor pertahun kontribusi nilai ekonominya sebesar Rp.
16.200.000 atau 10.97% di Desa Dolat Rayat dan 8.2% dikedua Desa penelitian. |
|
Kelebihan |
Jurnal yang
berjudul “Jenis, Potensi dan Nilai Ekonomi Hasil Hutan yang dimanfaatkan
Masyarakat Sekitar Tahura Bukit Barisan (Studi Kasus: Desa Dolat Rayat Kecamatan
Dolat Rayat dan Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran)” disajikan dengan
sangat detail, dalam penulisannya juga memiliki latar belakang dan tujuan
yang jelas. Penulis mempermudah pembaca dengan menyajikan tabel dan juga
diagram untuk mengetahui dengan cepat hasil dari penelitian. Penelitian yang dilakukan juga
didukung dengan literatur yang ada maka dari itu jurnal ini cukup memberikan
wawasan dan dapat digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan nilai ekonomi
hasil hutan di Desa Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rayat dan Desa Kuta Rayat
Kecamatan Naman Teran. |
|
Kekurangan |
Dalam jurnal
ini tidak ada halaman yang mempermudah pembaca dalam mencari informasi dan
juga tidak ada sumber penerbit jurnal begitupun dengan volume dan nomor
jurnal, sehingga hasil penelitian ini sulit dicantumkan sebagai literatur
dalam penelitian berikutnya. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar